Deskripsi
Secara teknis, Linux hanya merujuk pada kernel, inti dari sistem operasi yang bertugas mengelola sumber daya perangkat keras. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, istilah “Linux” sering kali digunakan untuk menyebut keseluruhan sistem operasi yang terdiri dari kernel Linux dan berbagai perangkat lunak lainnya, yang dikenal sebagai distribusi Linux(Linux distributions atau distros).
Fitur Utama dan Karakteristik:
- Open-Source dan Fleksibel:
- Kustomisasi: Karena kode sumbernya terbuka, pengguna dan pengembang dapat memodifikasi sistem sesuai kebutuhan mereka. Ini memungkinkan terciptanya ribuan varian Linux yang dioptimalkan untuk berbagai tujuan.
- Kebebasan: Pengguna tidak terikat oleh lisensi mahal atau batasan dari perusahaan tertentu. Mereka bebas menginstal, menggunakan, dan menyebarkan Linux di perangkat mana pun.
- Keamanan yang Kuat:
- Struktur Perizinan: Linux memiliki model keamanan berbasis izin yang ketat, yang membatasi akses ke file dan sistem. Hal ini membuat virus dan malware lebih sulit menyebar dan merusak sistem.
- Komunitas Aktif: Berkat sifatnya yang open-source, ribuan pengembang di seluruh dunia terus-menerus mengawasi dan memperbaiki celah keamanan, menjadikannya salah satu sistem operasi teraman.
- Stabilitas dan Kinerja:
- Ideal untuk Server: Linux dikenal sangat stabil dan andal. Sebagian besar server web, server database, dan superkomputer di seluruh dunia berjalan di atas Linux karena kemampuannya untuk beroperasi tanpa henti selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
- Efisiensi Sumber Daya: Linux dapat berjalan dengan sangat ringan, bahkan pada perangkat keras yang sudah tua atau memiliki spesifikasi rendah. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk perangkat embedded(seperti router atau perangkat IoT).
- Beragam Pilihan (Distro Linux):
- Ubuntu: Salah satu distro paling populer, dikenal karena kemudahan penggunaan dan komunitas yang besar. Cocok untuk pemula.
- Fedora: Dikenal sebagai distro yang stabil dan selalu menggunakan teknologi terbaru.
- Debian: Basis dari banyak distro lain (termasuk Ubuntu), dikenal karena kestabilan dan keandalannya.
- Arch Linux: Dirancang untuk pengguna yang lebih mahir yang ingin membangun sistem dari nol dan mengontrol setiap aspeknya.





Ulasan
Belum ada ulasan.